Pojok Baca, Akhirnya

23Dec08

Setelah cukup lama direncanakan dan dibayang-bayangkan, akhirnya kesampaian juga mengumpulkan buku-buku yang bersebaran di rumah ke satu tempat dan mengategorikan berdasar bidang ilmunya. Kalau mengikuti definisi tradisional, perpustakaan adalah kumpulan buku dan majalah, yang lebih umum dikenal sebagai koleksi besar yang dikelola sehingga dapat dimanfaatkan masyarakat luas, begitu kurang lebih wikipedia menjelaskan. Sedangkan dalam definisi modern, perpustakaan didefinisikan sebagai tempat untuk mengakses informasi dalam bentuk apapun. Dalam perpustakaan modern, informasi tidak melulu berbentuk buku tercetak, namun bisa dalam wujud data digital. Sepertinya belum sampai kalo yang ada di rumah disebut perpustakaan, jadi saya sebut saja Pojok Baca, selain memang tempatnya ada di pojokan ruang.

Buku yang ada saat ini saya bagi kedalam 9 kategori: Novel, Pengembangan Diri dan Motivasi, Pengetahuan Umum (Kesehatan-Biografi-Bisnis-Bahasa), Komik dan Novel Remaja, Hobi (sebagian besar tentang Fotografi dan majalah bertema rumah, ada juga sedikit tentang travelling dan kuliner), Parenting-Pernikahan-Keluarga, Budaya (Jawa – baru senang dengan agungnya Budaya Jawa), Agama, dan Novel Islami. Waktu memilih dan memilah buku itu, ternyata masih banyak yang saya belum katamkan, atau kalaupun yang sudah, saya akan mengalami kesulitan kalau diminta menceritakan kembali isinya. Selain memang bacanya sudah lama, juga barnagkali hanya sekedar baca-baca, tidak diseriusi untuk dipelajari. Dan ternyata juga, buku yang masih belum sama sekali saya baca juga ada, tidak cuma satu bahkan. Tapi memang begitu, kebiasaan saya kalau pas ada buku menarik dan terjangkau, dibeli dulu meski nanti bacanya lain waktu.

dsc00551

Di dekat rak baca itu saya taruh meja yang tingginya pas untuk nulis kalau duduknya di lantai. Kurang lebih ukuran tingginya seperti meja di warung lesehan. Meja ini maksudnya untuk menunjang kenyamanan baca dan juga tulis, misal mau ngetik-ngetik isi blog seperti ini. Juga, untuk lebih memungkinkan untuk menjamu teman yang datang, menjamu dengan buku, jadi tidak melulu harus di ruang tamu. Bisa sekalian nggosip-nggosip soal isi buku.

Harapannya ya dengan Pojok Buku ini saya bisa semakin rajin baca, juga orang-orang di sekitar saya tentunya. Ciao !!!



5 Responses to “Pojok Baca, Akhirnya”

  1. 1 martania

    Aku senang di rumah ada pojok baca yang berisi ribuan ilmu…yang ternyata banyak juga buku2nya yang belum kubaca :) thanks bro… pojok bacanya…aku yakin pojok baca ini akan jadi tempat favorit di rumah…

  2. 2 yunanto

    Iya, krasan mojok disitu meski buku belum seberapa. Tapi bener kerasa kok, semakin banyak baca jadi semakin pede. Ya kalo pas ada buku-buku menarik koleksinya bisa ditambahi :p

  3. 3 yessika

    lokasinya di mana niyh… kok ai ga tau. hehehehhhh.. aseeeek! ada perpus jugaaaa…

  4. 4 yunanto

    Di pojokan yang dulu buat akad nikah. Ayo baca baca baca …

  5. 5 Johan Liadi

    boleh tahu meja nya beli dimana? harganya?
    Thanks


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.